bentuk kerjasama gotong royong makna buat pribadi makna buat masyarakat

ContohBentuk Kerja Sama Di Masyarakat 1. Kerja bakti membersihkan got 2. Kerja sama membangun masjid 3. Gotong royong membangun rumah 4. Musyawarah RT atau RW 5. Merawat orang meninggal 6. Membersihkan lingkungan setelah banjir 7. Menaman pohon bersama 8. Bekerja sama membangun jalan 9. Ronda, untuk menjaga keamanan daerah 10. KerjasamaAdalah - Pengertian Menurut Para Ahli, Tujuan & Konsep - DosenPendidikan.Com- Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna diantara makhluk lain. Dengana akal budinya, manusia dapat berpikir dan menemukan cara-cara yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan sebagai makhluk individual maupun sebagai makhluk sosial. 10Contoh Ketimpangan Sosial di Masyarakat dalam Keseharian. 10 Macam Ancaman di Bidang Ekonomi dan 6 Cara Mengatasinya. 6 Jenis dan Contoh Penelitian Kualitatif [Bab 1-5] Word dan PDF. 4 Jenis dan Contoh Penelitian Kuantitatif [Bab 1-5] Word dan PDF. 15 Contoh Solidaritas Mekanik di Masyarakat dalam Keseharian. Gotongroyong membuat jalan. Melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk kepentingan bersama. Menghormati hak orang lain atas dasar keadilan. Tidak merusak lingkungan karena bisa membahayakan orang lain. Itulah 5 contoh keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia yang bisa kita terapkan bersama. Contoh penerapan pancasila dalam kehidupan sehari-hari 2Kerjasama/Gotong Royong Adalah suatu bentuk kerjasama untuk kesejahteraan umum seperti membuat jembatan, jalan, membangun tempat/rumah umum, dsb, atau saling membantu mengerjakan ladang, menanam dan memanen, membangun rumah, lumbung dsb, membantu mereka yang memerlukan seperti orang sakit, janda atau yatim piatu, keluarga yang anggotanya Site De Rencontre Rendez Vous En Belgique. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 131 dan kesatuan bangsa yang makin kukuh merupakan modal kuat untuk melaksanakan pembangunan nasional dalam rangka mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kerjasama dalam pergaulan remaja pada saat ini sangat beragam bentuk- nya. Termasuk dalam media sosial seperti facebook dan twitter. Jelaskan di depan kelas oleh kalian bagaimana etika dan aturan dalam penggunaan media sosial agar memperkuat rasa persatuan diantara kalian semua. Mintalah tanggapan dari teman kalian. Aktivitas Tuliskan bentuk-bentuk kerjasama dan gotong royong yang telah kalian lakukan di sekolah, lingkungan pergaulan dan di masyarakat. Aktivitas Tabel Perwujudan Kerja sama dan Gotong Royong No. Bentuk kerja samagotong royong Makna buat pribadi Makna buat kelompok masyarakat 1. Contoh Membersihkan selokangorong- gorong. Kepuasan batin telah mampu berbagi untuk sesama. Saluran air di lingkungan masyarakat lancar sehingga tidak ada banjir. 2. Membersihkan ruangan kelas. 3. Mengerjakan tugas kelompok. Kelas VII SMPMTs 132 4. Menjaga keamanan lingkungan sekitar RTRW. 5. Membayar Pajak. Tempelkan hasil pengisian tabel kalian di dinding kelas. Setelah mempelajari kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan, apa pengetahuan yang diperoleh, apa manfaat pembelajaran ini, apa sikap yang patut diteladani, dan apa perilaku tindak lanjut yang akan lakukan? Ungkapkan atau tuliskan pendapat kalian dalam selembar kertas. Kumpulkan pada guru kalian hasilnya. Releksi 1. Kata Kunci Kata kunci yang harus kalian pahami dalam mempelajari materi pada bab ini adalah Kerjasama, Gotong Royong, Kekeluargaan, dan Semangat Persatuan, dan Kesatuan. 2. Intisari Materi a. Kerja sama merupakan kegiatan atau usaha yang dilakukan dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Semangat kerja sama dalam kehidupan dimasyarakat terwujud dalam kegiatan gotong royong. b. Gotong royong berarti bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. c. Bentuk kerja sama atau gotong royong dalam kehidupan ber- masyarakat, berbangsa dan bernegara dapat nampak dalam ke- hidupan sosial politik, ekonomi, keamanan dan pertahanan, dan umat beragama. Rangkuman Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 133 d. Arti penting kerja sama dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara adalah memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, mempererat persaudaraan dan kebersamaan, mendorong timbulnya semangat gotong royong dan kekeluargaan, menjadikan pekerjaan yang berat menjadi ringan dan cepat diselesaikan, meningkatkan efektivitas dan eisiensi dalam bekerja. e. Gotong royong yang didalamnya terdapat unsur kerja sama dapat dilaksanakan dalam berbagai lingkungan kehidupan, yaitu kehidupan sekolah, kehidupan masyarakat, kehidupan berbangsa dan bernegara. Lakukan pembiasaan berperilaku sebagai perwujudan kerja sama atau gotong royong di lingkungan sekolah, pergaulan, dan masyarakat. Lakukan pencatatan dengan kejujuran, apabila memungkinkan lengkapi dengan bukti seperti foto atau meminta tanda tangan dan komentar orang yang mengetahui perilaku kalian. Apa manfaat perilaku. Catat hasil pembiasaan kalian dalam tabel berikut. Tabel Proyek Kewarganegaraan No. Lingkungan Kegiatan Manfaat 1. 2. 3. 4. 5. Kumpulkan hasil proyek kewarganegaraan kalian pada guru tepat waktu. Proyek Kewarganegaraan Makna buat pribadi Tugas kelompok menjadi salah satu perekat nilai kebersamaan dan kekeluargaan dengan teman. Kita akan menjalin komunikasi yang baik dan dapat mempererat solidaritas antar teman. Makna buat kelompok/masyarakat Kita dapat melatih kreativitas kelompok, kekompakan kelompok, dengan mengerjakan bersama-sama kita akan mendapatkan hasil yang baik, kita juga dapat mengasah wawasan kita dengan bertukar pikiran dengan sesama teman dalam kelompok. Baca Juga Latihan Soal UTS IPA Kelas 7 SMP MTs Semester 2, Sel dan Organ Manusia Lengkap dengan Pembahasan Part 2 4. Bentuk kerja sama/gotong royong Menjaga keamanan lingkungan sekitar RT/RW. Makna buat pribadi Meningkatkan rasa kewaspadaan dan kehati-hatian, selain itu dengan menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama maka solidaritas dan rasa kekeluargaan antar tetangga bisa terjaga dengan baik. Makna buat kelompok/masyarakat Lingkungan kita akan semakin terjaga keamanannya. Warga akan merasa semakin aman dan nyaman, karena sudah tidak khawatir mengalami kejadian yang tidak diinginkan, seperti pencurian atau penculikan. 5. Bentuk kerja sama/gotong royong Membayar pajak. Makna buat pribadi Kita akan menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab karena sudah patuh dan taat dalam membayar pajak. Baca Juga Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Halaman 198-200 Esai No 1-5 Bab 9 Semester 2, Susunan Tanah pada Botol Makna buat kelompok/masyarakat Kepatuhan dan ketaatan dalam membayar pajak selaras dengan redistribusi pajak yang dapat dimanfaatkan oleh negara untuk dialokasikan ke dalam program-program sosial bagi masyarakat. Ilustrasi Jelaskan Makna Gotong Royong sebagai Penguat Persatuan dan Kesatuan dalam Hidup Bermasyarakat! Foto Hannah Busing Indonesia sudah mengenal istilah gotong royong sejak dahulu. Gotong royong bisa diartikan sebagai bekerja sama. Contohnya adalah masyarakat kita sudah terbiasa dengan kegiatan kerja bakti. Kerja bakti adalah kegiatan membersihkan lingkungan sekitar yang dilakukan oleh warga sekitar secara bersama-sama. Jelaskan makna gotong royong sebagai penguat persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat! Simak penjelasannya berikut Gotong RoyongIlustrasi Makna Gotong Royong Foto Nick Fewings Gotong royong sebenarnya sudah tidak asing dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bermasyarakat Indonesia. Gotong royong juga tertuang dalam Pancasila pada Sila Ketiga yang berbunyi “Persatuan Indonesia”.Dikutip dari buku Menuju Sekolah Berkarakter Berbasis Budaya oleh Wahyunianto 2020, gotong royong bisa dipahami sebagai bentuk partisipasi aktif setiap individu untuk terlibat dalam memberi nilai positif dari setiap objek dan masalah masyarakat Koentjaraningrat, ada dua jenis gotong royong, yaituGotong royong dalam bentuk tolong menolong. Gotong royong jenis ini terjadi pada aktivitas pertanian, kegiatan sekitar rumah, kegiatan pesta, peristiwa bencana, atau royong dalam bentuk kerja bakti. Gotong royong jenis ini biasanya pekerjaan yang sifatnya untuk kepentingan makna gotong royong sebagai penguat persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat? Hal ini bisa dijelaskan dari manfaat dan tujuan gotong royong sebagai berikutKegiatan gotong royong akan menumbuhkan sikap saling tolong menolong dan rasa royong juga akan membina hubungan sosial yang baik dengan masyarakat di sarana untuk mempererat tali silaturahmi pada waktu dan meringankan pekerjaan yang rasa persatuan dan kesatuan di lingkungan Gotong RoyongGotong royong adalah kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Apa saja contohnya? Berikut beberapa contoh gotong kegiatan kerja bakti untuk membersihkan kelas dan halaman sekolah secara tugas kelompok bersama-sama dengan pembagian tugas yang royong ketika membangun masjid dengan cara sukarela menyumbang dana untuk pembangunan, ikut membangun masjid, dan menyediakan makanan serta minuman bagi orang yang bekerja membangun memperbaiki atau membangun jembatan penghubung antar kegiatan untuk membersihkan sungai yang melintas di daerah tempat tinggal untuk mencegah makna dari gotong royong sebagai penguat persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat. Gotong royong akan membuat masyarakat lebih dekat sehingga masyarakat akan lebih peduli kepada orang-orang disekitarnya atau para tetangga. Semoga bermanfaat. KRIS Salah satu pilar dalam Pancasila adalah gotong royong yang menjadi karakteristik orang Indonesia. Hal itu sesuai dengan sila ketiga dalam Pancasila yaitu, persatuan Indonesia. Perilaku gotong royong atau saling membantu sudah ada dan dimiliki oleh bangsa Indonesia sejak zaman dahulu. Gotong royong adalah suatu kepribadian bangsa serta budaya yang sudah melekat dan berakar di dalam kehidupan masyarakat. Penjelasan Singkat Tentang Gotong Royong Sebagaimana yang telah ditulis dalam paragraf sebelumnya bahwa gotong royong merupakan salah satu asas dalam Pancasila. Secara makna gotong royong adalah sebuah kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama dan memiliki sifat sukarela. Supaya kegiatan yang dilakukan bisa berjalan dengan lancar, ringan, dan juga mudah. Salah satu contoh yang bisa dilakukan secara gotong royong adalah pembangunan fasilitas yang bisa digunakan oleh masyarakat secara luas, membersihkan lingkungan desa, hingga kerja bakti. Setiap orang diwajibkan memiliki rasa gotong royong, dan hal itu sudah mendarah daging oleh semua elemen dan lapisan masyarakat yang ada di Indonesia. Sebab, dengan memiliki kesadaran itu, semua lapisan masyarakat akan lebih mudah dalam melakukan semua kegiatan dengan cara gotong royong. Oleh karenanya, perilaku yang dilakukan oleh masyarakat dalam bergotong royong akan membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dan juga cepat diselesaikan serta lebih lancar dan maju. Tidak hanya itu saja, dengan adanya kesadaran semua lapisan masyarakat dalam menerapkan sikap gotong royong, maka akan tercipta hubungan persaudaran yang semakin erat. Zaman yang semakin berkembang, ada beragam nilai budaya yang masuk dan menjadi satu bagian di dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Selain itu, kehidupan masyarakat sedikit demi sedikit mulai berubah. Dari ekonomi agraris menuju ke ekonomi industri. Pada era saat ini, ekonomi industri sudah lebih berkembang dan maju. Oleh karena itu, banyak tatanan kehidupan yang didasarkan pada pertimbangan ekonomi. Sehingga banyak orang yang memiliki sifat materialistis dan nilai gotong royong yang dulu sangat melekat kini sudah mulai pudar. Definisi Gotong Royong Menurut Kamus dan Para Ahli 1. Definisi KBBI Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, gotong royong adalah kerjasama atau tolong menolong, dan saling membantu diantara anggota atau suatu komunitas. 2. Definisi Menurut Pudjiwati Sakjoyo Menurut Pudjiwati Sakjoyo yang dia tulis dalam buku Sosiologi Pedesaan, bahwa gotong royong adalah adat istiadat tolong menolong antara orang-orang yang ada di berbagai macam lapangan kegiatan sosial. Baik itu berdasarkan hubungan tetangga, kekerabatan, dan berdasarkan efisien yang bersifat praktis serta ada juga kegiatan kerjasama yang lain. 3. Definisi Koentjaraningrat Menurut Koentjaraningrat yang dia tulis dalam bukunya yang berjudul Pengantar Antropologi bahwa gotong royong adalah bentuk kerjasama, dimana seseorang dikatakan beriman jika ia telah mencintai saudaranya sama seperti ia mencintai dirinya sendiri. Manfaat Gotong Royong Ada beragam manfaat yang bisa diraih apabila menerapkan sikap gotong royong dalam kehidupan sehari-hari 1. Membangun rasa jalinan solidaritas di dalam lingkungan masyarakat2. Menciptakan lingkungan di sekitar kita bisa terlihat lebih bersih, nyaman, serta Menciptakan rasa kedamaian serta hidup tentram di dalam iklim masyarakat akan lebih terasa, sebab semua warga sudah mengenal satu sama Sikap gotong royong tidak mengenal perbedaan. Sehingga saat akan dilakukan, semuanya terasa Menjalin rasa ukhuwah bersama tetangga sehingga saling mengenal tetangga yang lain, pejabat kenal dengan buruh, pedagang kenal dengan supir, yang kaya kenal dengan tetangga yang kurang mampu, dan lainnya. Aneka Ragam Gotong Royong Jenis-jenis gotong royong dibedakan menjadi beberapa hal sesuai dengan kadar pekerjaan yang dilakukan. Berikut beberapa jenis gotong royong 1. Tanggap Bencana Jenis gotong royong yang pertama adalah tanggap bencana. Kegiatan ini dilakukan oleh masyarakat untuk bekerja sama dalam menghadapi sebuah bencana ataupun musibah. Tanggap bencana biasanya dimulai dari hal-hal kecil seperti peduli dengan masyarakat sekitar yang sedang merasa kesulitan, membantu sesama, dan lainnya. 2. Kerja Bakti Bentuk gotong royong yang kedua adalah kerja bakti. Aktivitas tersebut adalah sebuah wujud yang bisa meningkatkan rasa saling menolong antar sesama dan saling peduli. Umumnya kerja bakti akan dilaksanakan pada saat akan bersih-bersih lingkungan tempat tinggal atau saat ada acara 17 Agustus atau momen kebersamaan masyarakat lainnya. Dengan adanya kerja bakti, kita akan lebih mengenal tetangga, RT/RW, dan warga sekitar di mana kita tinggal. Tentunya hal tersebut dapat menumbuhkan rasa saling peduli antar tetangga dan warga. 3. Panen Raya Ragam gotong berikutnya adalah panen raya. Biasanya dilakukan saat terjadinya musim panen dengan skala yang cukup besar dari semua bidang pertanian. Biasanya, musim panen dilakukan setiap dua kali dalam setahun atau bergantung dengan pertaniannya. Pada saat musim panen, biasanya masyarakat akan gotong royong untuk membantu proses panen. Nantinya mereka akan membagikan sebagian hasil panen kepada orang-orang yang membantu. Jadi, hal tersebut tentu akan meningkatkan rasa peduli dan saling berbagi antar sesama. Tujuan Gotong Royong Gotong royong adalah salah satu kegiatan yang memiliki tujuan yang diwujudkan dalam bentuk tindakan ataupun perilaku secara individu. Mereka akan bersatu untuk melakukan sebuah kegiatan secara bersama-sama demi kepentingan bersama tanpa mengharapkan imbalan atau balasan. 1. Persatuan Tujuan pertama dari gotong royong adalah persatuan yang tercipta dari adanya kegiatan gotong royong juga mampu melahirkan persatuan antar warga. Dengan adanya persatuan tersebut, masyarakat akan menjadi lebih dekat, kuat, serta mampu menghadapi permasalahan yang muncul di lingkungan tempat tinggal. 2. Kebersamaan Selanjutnya, tujuan dari gotong royong adalah akan cerminan akan kebersamaan yang diciptakan dalam lingkungan masyarakat. Artinya, masyarakat secara sukarela dan bersama-sama membantu orang lain maupun untuk kepentingan umum yang dapat dimanfaatkan bersama. 3. Asas Tolong Menolong Tujuan dari gotong royong adalah menumbuhkan sikap saling membantu antar masyarakat. Dimana orang-orang mau membantu dan menolong orang lain yang membutuhkan. Pertolongan merekalah yang nantinya akan memberi manfaat bagi orang lain dan juga diri sendiri. Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian mengenai gotong royong yang menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Asas tersebut sudah menjadi bagian dalam Pancasila yang perlu dilestarikan pendidikan dan menyuarakan lebih banyak ke masyarakat mengenai asas gotong royong. Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa adanya bantuan dari manusia lainnya. Salah satu cara manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya baik sebagai makhluk pribadi maupun makhluk sosial dengan melakukan kerja sama. Kerja sama merupakan kegiatan atau usaha yang dilakukan dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Semangat kerja sama dalam kehidupan dimasyarakat terwujud dalam kegiatan gotong royong. Gotong royong berarti bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Bentuk kerja sama atau gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dapat nampak dalam kehidupan sosial politik, ekonomi, keamanan dan pertahanan, dan umat beragama. A. Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan Semangat kerja sama dalam kehidupan dimasyarakat terwujud dalam kegiatan gotong royong yang sesuai dengan kehidupan budaya daerah. Contoh kegiatan gotong royong yang dilandasi semangat kerja sama misalnya Manunggal sakato di daerah Sumatra Barat, Sikaroban di daerah Palembang, Gugur gunung di daerah Jawa, Mapalus di Minahasa Subak di daerah Bali. Dalam kehidupan di masyarakat, kerjasama dikenal juga dengan sebutan gotong royong. Gotong royong merupakan perwujudan semangat sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia. Dalam gotong royong terdapat kerja sama untuk kepentingan bersama. Gotong royong merupakan ciri khas dan budaya masyarakat Indonesia yang didorong adanya kesadaran bahwa Manusia memerlukan bantuan orang lain dalam kehidupannya; Manusia dapat hidup secara wajar apabila bersama-sama dengan manusia 1. Kerjasama dalam Bidang Kehidupan Sosial Politik Landasan kehidupan sosial politik masyarakat Indonesia adalah sila keempat Pancasila yang berbunyi ”Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. Perilaku politik harus didasari nilai hikmat, kebijaksanaan, permusyawaratan dan perwakilan. Sila keempat Pancasila pada prinsipnya menegaskan bahwa bangsa Indonesia akan terus memelihara dan mengembangkan semangat bermusyawarah dalam perwakilan. Bangsa Indonesia akan tetap memelihara dan mengembangkan kehidupan demokrasi. Dalam bidang politik contoh kerjasama juga dapat ditemui dalam Tingginya partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala desa, pemilihan DPR, pemilihan presiden dan kepala daerah. Dalam bidang politik kerjasama juga ditunjukan ketika bergotong royong mendirikan tempat pengumutan suara, membantu mengamankan jalannya pengumutan suara, dan lainnya Dalam bidang sosial kerjasama banyak ditemukan di kelompok-kelompok masyarakat Indonesia atau suku-suku bangsa Indonesia. Misalnya kegiatan gotong royong dapat terlihat dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut Waktu ada peristiwa kematian atau kecelakaan, dimana warga datang untuk memberi pertolongan dan bantuan yang dibutuhkan. Ketika seluruh warga bekerja untuk mengerjakan pekerjaan yang sifatnya untuk kepentingan umum seperti memperbaiki jalan desa, lumbung desa dan lain-lain. Ketika seorang warga desa mengadakan pesta hajatan tetangga berdatangan untuk membantu biasanya kegiatan ini dinamakan sambatan Pada waktu-waktu tertentu yaitu saat membersihkan makam, biasanya ketika akan memasuki bulan puasa warga bergotong-royong membersihkan makam. Ketika seorang warga akan membongkar atap rumah atau mendirikan rumah baru para tetangga berdatangan membantu, kegiatan ini dinamakan sambatan. Ketika kegiatan yang berhubungan dengan pertanian, baik memperbaiki saluran air, menanam benih palawija, maupun kegiatan panen. Ketika ada keperluan desa, misalnya pekerjaan yang menjadi tugas kepala desa namun penduduk turun membantunya atau disebut dengan kerigan. Dinamika Gotong Royong InformasiUraian Indonesia adalah bangsa yang royong berarti bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan gotong royong dalam masyarakat Indonesia Manunggal sakato di daerah Sumatra Barat Sikaroban di daerah Palembang Gugur gunung di daerah Jawa Mapalus di Minahasa Subak di daerah Bali. 2. Kerjasama dalam Bidang Kehidupan Ekonomi Dalam kehidupan ekonomi kerja sama digambarkan pada pasal 23A UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berbunyi, ”Pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan undang-undang.” Pajak digunakan oleh negara untuk membiayai pembangunan nasional. Dengan demikian pembangunan nasional untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat dibiayai dari pajak. Setiap wajib pajak secara bergotong royong membiayai pembangunan nasional melalui pajak yang dibayarkannya. Kemudian pada pasal 33 ayat 1 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan ”Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan”. Hal ini berarti dalam kegiatan usaha ekonomi digunakan prinsip kerjasama, saling membantu dalam suasana demokrasi ekonomi untuk mencapai kesejahteraan bersama secara adil. Wujud badan usaha yang diharapkan dalam pasal ini adalah koperasi. Sebagai badan usaha, koperasi beranggotakan orang-orang dan badan hukum dengan berlandaskan prinsip kerja sama dan kekeluargaan. Gotong royong dan kekeluargaan merupakan salah satu asas koperasi. Asas kekeluargaan mencerminkan adanya kesadaran manusia untuk melaksanakan kegiatan koperasi oleh, dari, dan untuk semua anggota di bawah kepengurusan koperasi. Dalam gotong royong membangun perekonomian nasional tersebut terdapat semangat kekeluargaan, kerja sama antaranggota dan tanggung jawab bersama untuk memajukan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Keunggulan Koperasi dibandingkan dengan badan usaha lainnya adalah sebagai berikut. Dasar persamaan artinya setiap anggota dalam koperasi mempunyai hak suara yang sama; Persatuan, artinya dalam koperasi setiap orang dapat diterima menjadi anggota, tanpa membedakan, agama, suku bangsa, dan jenis kelamin; Pendidikan, artinya koperasi mendidik anggotanya untuk hidup sederhana, tidak boros, dan suka menabung; Demokrasi ekonomi, artinya imbalan jasa yang disesuaikan dengan jasa masing- masing anggota berdasarkan keuntungan yang diperoleh; dan Demokrasi kooperatif artinya koperasi dibentuk oleh para anggota dijalankan oleh anggota dan hasilnya untuk kepentingan anggota. 3. Kerjasama dalam Bidang Kehidupan Pertahanan dan Keamanan Negara Pasal 30 ayat 1 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia menyebutkan bahwa ”Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.” Selain itu, pada pasal 27 ayat 3 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 juga menyebutkan bahwa, ”Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Bela negara adalah sikap mental yang dimiliki seseorang atau sekelompok orang untuk ikut serta dalam usaha melindungi dan mempertahankan keberadaan bangsa dan negara. Bagi bangsa Indonesia, bela negara adalah hak dan kehormatan sebagai warga negara sekaligus merupakan kewajiban hukum yang harus dijalani oleh setiap warga negara. Kesadaran bela negara mengembangkan nilai kenegaraan yang diperuntukkan pada pembangunan Sistem Pertahanan Negara yang terdiri dari 5 nilai dasar bela negara, yaitu 1 cinta tanah air; 2 kesadaran berbangsa dan bernegara; 3 keyakinan Pancasila sebagai falsafah dan ideologi negara; 4 rela berkorban untuk bangsa dan negara; dan 5 memiliki kemampuan awal bela negara fisik maupun non fisik. Beberapa contoh bela negara dalam kehidupan sehari-hari antara lain sebagai berikut. Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tolong membantu antar warga negara masyarakat. Bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat Meningkatan kegiatan gotong royong dan semangant persatuan dan kesatuan Menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan siskamling/ronda Menciptakan suasana rukun, damai, dan tentram dalam masyarakat Menghargai adanya perbedaan dan memperkuat persamaan yang ada Menjaga keamanan kampung secara bersama-sama Selalu aktif dalam kegiatan sosial seperti kerja bakti, dll. 4. Kerjasama Antarumat Beragama Pasal 29 ayat 2 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berbunyi, ”Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.” Ketentuan pasal tersebut mengandung pengertian adanya jaminan negara atas hak kebebasan penduduk untuk memeluk agama dan dan beribadah menurut agama yang dianutnya. Kerjasama antarumat beragama dalam berbagai bidang kehidupan dilakukan untuk mewujudkan kerukunan hidup. Kerjasama antarumat beragama ditandai dengan adanya sikap-sikap sebagai berikut. Saling menghormati umat seagama dan berbeda agama; Saling menghormati lembaga keagamaan yang seagama dan berbeda agama; Sikap saling menghormati hak dan kewajiban umat beragama. Dalam mengembangkan sikap kerjasama di berbagai bidang kehidupan masyarakat, setiap warga negara harus menghindari sikap tidak terpuji seperti di bawah ini. Sikap fanatik sempit, yaitu sifat yang merasa diri sendiri paling benar. Sikap individualis, yaitu sifat yang lebih mendahulukan kepentingan sendiri. Sikap eksklusivisme, yaitu sikap selalu memisahkan diri dari kehidupan sosial di masyarakat karena adanya jurang pemisah akibat perbedaan suku bangsa, adat istiadat, agama, dan bahasa daerah. Sikap primordialisme, yaitu perasaan kesukuan yang berlebihan. Kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara akan terwujud apabila setiap anggota masyarakat dapat mengembangkan sikap saling menghormati, saling menghargai antar suku, agama, ras, dan antargolongan. B. Arti Penting Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan Kerjasama dalam berbagai bidang kehidupan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan kekuatan untuk mencapai tujuan nasional. Hal tersebut sesuai dengan semboyan negara kita, Bhinneka Tunggal Ika. Selain memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, arti penting kerja sama dalam berbagai kehidupan di negara Indonesia bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara diantaranya sebagai berikut. Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Mempererat persaudaraan dan kebersamaan. Mendorong timbulnya semangat gotong royong dan kekeluargaan. Menjadikan pekerjaan yang berat menjadi ringan dan cepat diselesaikan. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam bekerja. C. Mewujudkan Kerjasama dalam Berbagai Lingkungan Kehidupan Kerjasama telah menjadi akar budaya masyarakat Indonesia. Secara turun temurun, kerjasama dalam berbagai lingkungan kehidupan telah dilakukan oleh masyarakat. Hal ini didorong oleh kodrat manusia sebagai makhluk sosial yang pada dasarnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya selalu membutuhkan bantuan dari orang lain 1. Kerjasama dalam Kehidupan Sekolah Di sekolah kerjasama dilaksanakan didasarkan rasa saling membantu dan saling menyayangi. Mulai kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dewan guru, staf, komite sekolah, dan tentu saja peserta didik saling membantu dan saling menyayangi. Terkait dengan cara menumbuhkan semangat kerjasama di lingkungan sekolah, dapat dilaksanakan, dengan cara sebagai berikut. Tentukan dan raih tujuan bersama. Sebagai tujuan bersama sebuah sekolah yang disusun dan ingin diraih oleh warga sekolah. Berpartisipasi secara aktif menyusun dan melaksanakan aturan sekolah. Laksanakan aturan sekolah. Peraturan sekolah apabila ditaati akan membentuk sekolah tersebut menjadi sekolah yang tertib. Selalu bekerjasama. Jangan memandang rendah peserta didik lain sehingga dia tidak pernah diajak kerja sama. Mungkin saja peserta didik yang pendiam memiliki banyak ide dan gagasan. Tidak membuat masalah, di kelas terkadang ada saja sumber konflik misalnya peserta didik yang malas mengerjakan tugas piket. Saling percaya. Jika kepercayaan antar peserta didik hilang, sulit terbentuknya kerjasama. Saling menghargai dan memberikan penghargaan. Contoh kerjasma di lingkungan sekolah antara lain Kerja sama membersihkan kelas di lingkungan sekolah Membersihkan ruangan dan halaman sekolah bersama-sama Mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam 2. Kerjasama dalam Kehidupan Masyarakat Di masyarakat banyak kita jumpai berbagai kelompok yang bekerja dan saling membantu. Dengan kegiatan kerjasama yang mereka lakukan tercipta kehidupan yang harmonis. Beberapa benttuk kerjasama di lingkungan masyarakat antara lain sebagai berikut. Ikut serta dalam kegiatan masyarakat, misalnya dalam kegiatan kerja bakti, perayaan-perayaan hari besar nasional atau keagamaan, sanitasi, dan sebagainya. Sekolah melakukan kerjasama dengan masyarakat misalnya dalam bentuk adanya program baksos bakti sosial untuk masyarakat yang kurang mampu ataupun yang terkena musibah/ bencana Kegiatan bazar sekolah dengan memamerkan hasil karya peserta didik, termasuk pementasan karya tulis, karya seni dan karya keterampilan pada saat HUT RI dengan melibatkan masyarakat. Kerjsama di lingkungan masyarakat juga terlihat ketika warga membersihkan jalan, saluran air., dan membersihkan bak sampah 3. Kerjasama dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Mewujudkan kerjasama antarsesama warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dapat dilakukan dengan cara berikut ini. Warga negara bekerja sama dengan pemerintah dalam pembangunan nasional dengan membayar pajak. Menyelenggarakan peringatan hari besar keagamaan dan hari besar nasional yang diatur oleh pemerintah Berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program-program dari pemerintah. Perwujudan Kerja sama dan Gotong Royong kerja sama/gotong royongMakna buat pribadiMakna buat kelompok/ masyarakat batin telah mampu berbagi untuk air di lingkungan masyarakat lancar sehingga tidak ada banjir. ruangan kelasKepuasan mampu berbuat untuk kepentingan banyak orangLingkungan sekolah bersih KBM berjalan dengan baik tugas puas dapat bekerjasama dalam krlompokPekerjaan menjadi cepat selesai dan hasil memuaskan keamanan lingkungan sekitar RT/RW.Merasa bangga telah ikut melaksanakan bela negaraLingkungan menjadi aman dan tertib PajakKepuasan batin telah mampu melaksanakan kewajiban sebagai warga negaraMenunjang kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah

bentuk kerjasama gotong royong makna buat pribadi makna buat masyarakat